Pages

Saturday, June 30, 2012

Anak Berbakti

Aku mungkin bukan anak yang sangat berbakti kepada orang tua. Tapi menurutku, selama kita menyayangi orang tua, itu sudah cukup.

Karena pada dasarnya oleh karena kasih, kita akan melakukan hal-hal yang benar.

Hey mama!
Aku jarang meminta sesuatu kepada orang tua, mengingat bahwa aku tua cari uang itu susah. Bahkan sekalipun orang tuaku menawarkan membelikanku sesuatu, aku akan berpikir dua kali, baru dngan berat hati mengiyakan. Apa lagi jika benda itu seharga ratusan ribu sampai jutaan.

Hei, cari uang itu susah, bung!

Walaupun mereka sendiri akan tertawa melihat tingkahku, mengatakan bahwa uang mereka cukup, aku akan tetap menggeleng dan mengatakan, 'Kapan-kapan aja lagi belinya, Ma, Pa, tabung dulu aja, haha.' Itu juga yang mungkin membuat aku nyaman dengan segala barang lungsuran kakak-kakakku;

BBku Gemini bekas kakak pertamaku, sekarang sedang sekarat saking tuanya, aku nyantai aja.
Akhirnya kembali pake HP Nokia 6300-ku, bekas kakak ketigaku yang sebelumnya pernah dipakai mamaku, aku super nyantai aja. Aku tetap selalu bersyukur. Diluar sana banyak yang untuk berkomunikasi saja susah, oy.

Hidup keluargaku pernah sangat keras. Mau makan aja susah, tapi kami tetap bersyukur. Sekalipun sekarang uang sudah bisa dicari tidak sesusah dulu, kami tetap bersyukur dan berprilaku sederhana. Itu yang membuat aku sangat bangga dengan keluargaku.

Sekalipun kakak-kakak sering mengejekku karena aku lahir di jaman yang apa-apa sudah bisa dibeli, aku nyantai aja. Itu yang membuatku jarang meminta sesuatu. Aku mau menghargai masa lalu keluargaku dan perjuangannya yang begitu berat.

Aku mungkin bukan anak yang sangat berbakti kepada orang tua ataupun keluarga. Tapi aku sangat menyayangi mereka.

Karena kasih, aku percaya aku melakukan segala sesuatu yang benar. {}

No comments:

Post a Comment

Leave your footsteps here.